Skip to main content
Dari rumah hingga bemo, 9 properti syuting Si Doel Anak Sekolahan ini ikonik abis

Dari rumah hingga bemo, 9 properti syuting Si Doel Anak Sekolahan ini ikonik abis

Serial Si Doel Anak Sekolahan punya tempat tersendiri di hati penikmat sinetron era 90-an. Sinetron ini menggambarkan keseharian masyarakat Betawi di sekitar tempat tinggal si Doel yang masih kental dengan nuansa adat Betawi. Meski sudah 28 tahun berlalu sejak tayang pertama, Si Doel Anak Sekolahan masih jadi tontonan menarik.

Tak heran, jika akhirnya kisah sinetron ini dibuat kelanjutannya dalam film Si Doel the Movie pada 2018. Selain para pemainnya, pernak pernik atau properti syuting yang menghiasi sepanjang 138 episode Si Doel Anak Sekolahan juga begitu membekas di ingatan penonton. Mulai dari rumah si Doel yang bercat kuning dan hijau hingga oplet lawas Doel yang diparkir di halaman rumah.

Selain itu, masih ada lagi berbagai properti yang bikin nostalgia.

Berikut brilio.net rangkum dari berbagai sumber pada Rabu (11/1), properti syuting Si Doel Anak Sekolahan yang ikonik abis. Mana yang paling kamu ingat?

1. Rumah kayu bergaya Betawi ini yang dicat kuning dan hijau diceritakan sebagai rumah milik Babeh Sabeni (Benjamin S) dan tempat tinggal keluarga Doel ini ikonik banget.


2. Teras ini merupakan ruang tamu Doel sekaligus tempat beristirahat. Ada juga sebuah bale yang biasa digunakan babe untuk tidur.


3. Oplet menjadi kendaraan antik yang sangat ikonik dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan. Dalam cerita, Oplet dikendarai oleh Mandra dan Si Doel untuk mencari nafkah bagi keluarga.


4. Properti lain yang tak kalah ikonik adalah tanjidor. Kalau kamu penonton setia Si Doel pasti tahu gimana kocaknya Atun saat terjepit tanjidor.


5. Sepeda milik Engkong Ali yang merupakan kakek si Doel ini juga terbilang ikonik. Pasalnya, sepeda inilah yang menjadi kendaraan si engkong untuk pergi kemana-mana.


6. Di depan rumah Si Doel, terdapat sebuah warung kecil milik Mak Nyak. Warung itu terbuat dari kayu. Warung ini, selama Babe hidup kerap dijadikan tempat nongkrong.


7. Kesan sederhana melekat pada kamar Mak Nyak. Mak Nyak menggunakan tempat tidur besi, tetapi modelnya lebih tua. Tempat tidur ini masih dipakai sampai Mak Nyak terbaring lemah karena sakit.


8. Rumah kontrakan Mas Maryo yang berada di samping rumah si Doel juga tak kalah ikonik. Ia kerap beristirahat di lincak atau bangku panjang dari bambu.


9. Toilet rumah si Doel cukup ikonik karena di tempat itulah semua aktivitas mulai dari mandi, mencuci hingga menimba air dilakukan oleh keluarga Doel.