Skip to main content
5 Fakta Dewi Perssik Alami Drama Jelang Idul Adha Hewan Kurban Miliknya Ditolak Ketua RT

5 Fakta Dewi Perssik Alami Drama Jelang Idul Adha Hewan Kurban Miliknya Ditolak Ketua RT

Sebelum momen Idul Adha 1444 Hijriah yang jatuh pada hari ini, Kamis (29/6/2023), penyanyi Dewi Perssik mengalami kejadian yang kurang mengenakkan.

Drama yang dialami Dewi Perssik, dia mengaku hewan kurbannya ditolak Ketua RT 4 RW 6 Lebak Bulus, Jakarta Selatan (Jaksel) dengan dalih daging kurban sudah banyak.

Dewi Perssik menuding Ketua RT ini berlaku tidak patut terhadap asisten rumah tangga (ART) dan sopirnya saat menolak hewan kurban. Pemilik goyang gergaji itu tak terima sopir dan ART-nya dibentak-bentak Ketua RT.

Amarah bintang film Tali Pocong Perawan diluapkan di akun Instagram terverifikasi, Selasa 27 Juni 2023, sembari mengunggah dokumentasi siaran langsungnya berbincang dengan sejumlah orang.

"Bapak RT Lebak Bulus 2 RT 4 RW 6 tidak menerima daging kurban dari dewi perssik, katanya warganya sudah banyak daging kurbannya jadi tidak butuh," tulis Dewi Perssik bersama video itu, Selasa 27 Juni 2023.

Bintang sinetron Mimpi Manis tak terima ART dan sopirnya dibentak-bentak. Ia juga heran mengapa untuk beribadah pada Hari Raya Idul Adha saja mesti bayar uang Rp100 juta.

"Sampe membentak ART2 dan driver saya. Dan kalaupun mau dibantuin sapinya harus bayar 100 juta. Gitu versi dari ART2, asisten, security dan supir saya," ucap Dewi.

Dia lalu menceritakan kronologi hewan kurbannya yang ditolak oleh RT tempatnya tinggal. Diakui Dewi Perssik, ia membeli seekor sapi di Brebes untuk dikurbankan di Hari Raya Idul Adha 2023.

Dewi mengaku tidak memberikan alamat rumah, dan menitipkan hewan kurbannya ke ustaz, yang tinggal di dekat Masjid wilayah rumahnya. Dia juga meminta tolong kepada ustaz tersebut untuk mendata warga, yang akan menerima pembagian daging kurban.

"Karena sebelum-sebelumnya sempat seperti itu, nanti yang menyembelih kita gitu. Aku kan sering kumpul sama teman-teman aku, teman-teman dari pak Ganjar ceritanya. Nah kita enggak sebut nama pak Ganjar enggak ada, terus kita sampai di sana," ujar Dewi Perssik di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu 28 Juni 2023.

Berikut sederet fakta terkait penyanyi Dewi Perssik mengalami kejadian yang kurang mengenakkan hewan kurban Idul Adhanya ditolak dihimpun Liputan6.com:

1. Curhat di Sosial Media, Ngamuk Hewan Kurbannya Ditolak Ketua RT


Drama jelang Idul Adha 2023 datang dari Dewi Perssik yang mengaku hewan kurbannya ditolak Ketua RT 4 RW 6 Lebak Bulus Jakarta Selatan dengan dalih daging kurban sudah banyak.

Dewi Perssik menuding Ketua RT ini berlaku tidak patut terhadap asisten rumah tangga (ART) dan sopirnya saat menolak hewan kurban. Si Goyang gergaji tak terima sopir dan ART-nya dibentak-bentak Ketua RT.

Masih menurut Dewi Perssik, Ketua RT mengizinkannya berkurban Idul Adha dengan syarat mesti bayar uang 100 juta rupiah. Tak jelas uang ini untuk apa. Walhasil, sang artis marah besar.

Amarah bintang film Tali Pocong Perawan diluapkan di akun Instagram terverifikasi, Selasa 27 Juni 2023, sembari mengunggah dokumentasi siaran langsungnya berbincang dengan sejumlah orang.

"Bapak RT Lebak Bulus 2 RT 4 RW 6 tidak menerima daging kurban dari dewi perssik, katanya warganya sudah banyak daging kurbannya jadi tidak butuh," tulis Dewi Perssik bersama video itu.

Bintang sinetron Mimpi Manis tak terima ART dan sopirnya dibentak-bentak. Ia juga heran mengapa untuk beribadah pada Hari Raya Idul Adha saja mesti bayar uang Rp100 juta.

"Sampe membentak ART2 dan driver saya. Dan kalaupun mau dibantuin sapinya harus bayar 100 juta. Gitu versi dari ART2, asisten, security dan supir saya," ujar Dewi Perssik.

Darahnya makin mendidih saat dengar kabar Ketua RT ini menantang Dewi Perssik. Pedangdut bernama asli Dewi Murya Agung menyebut tantangan ini dikirim Pak RT via ART sang artis.

"Bahkan nantangin saya pak RTNya. Berani sekali anda nyuruh art2 sy utk disampaikan ke saya. Apa karena bertetangga sama Pak Anies Baswedan anda?," pungkas Dewi Perssik.

2. Dewi Perssik Ungkap Kronologi Hewan Kurbannya Ditolak Ketua RT dengan Sikap Tak Menyenangkan


Pedangdut Dewi Perssik menceritakan kronologi hewan kurbannya yang ditolak oleh RT tempatnya tinggal, di Kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Diakui Dewi Perssik, ia membeli seekor sapi di Brebes untuk dikurbankan di Hari Raya Idul Adha 2023.

Dewi mengaku tidak memberikan alamat rumah, dan menitipkan hewan kurbannya ke ustaz, yang tinggal di dekat Masjid wilayah rumahnya. Dewi juga meminta tolong kepada ustaz tersebut untuk mendata warga, yang akan menerima pembagian daging kurban.

"Karena sebelum-sebelumnya sempat seperti itu, nanti yang menyembelih kita gitu. Aku kan sering kumpul sama teman-teman aku, teman-teman dari pak Ganjar ceritanya. Nah kita enggak sebut nama pak Ganjar enggak ada, terus kita sampai di sana," ujar Dewi Perssik di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu 28 Juni 2023.

"Kita mau ambil sapinya. Tiba-tiba sapinya sama pak RT enggak boleh diambil. Ngomongnya gini, kalau mau diambil, silahkan diambil. Warga kita enggak butuh sapi'," tambahnya.

Dewi melanjutkan, saat sapi tersebut tiba, dua orang yang ia utus untuk mengurus hewan kurbannya tidak menyebutkan nama salah satu bakal calon presiden yang bakal bertarung di Pemilu nanti. Nyatanya, kata Dewi, si RT menunjukkan reaksi yang kurang mengenakkan.

"Di situ tiba-tiba dia bilang, katanya sudah banyak dagingnya. Jadi warga dari Lebak Bulus 2 RT 4/RW 6 tidak membutuhkan daging," kata dia.

3. Dewi Perssik Mengaku Dapat Ancaman, Akhirnya Urus Sendiri Hewan Kurbannya


Walhasil, Dewi Perssik pun memtuskan memindahkan lokasi hewan kurbannya, setelah mendapat penolakan. Namun menurut informasi yang didengarnya, pihak RT menolak membantu dan justru mengancam.

"Kalau sapinya mau diangkut, karena memang tidak ada tempat di situ. Mereka bilang warga pada enggak mau. Maksudnya naikin sapinya ke truk gitu loh. Bisa aja dibantu tapi harus bayar 100 juta. Sambil bentak kalau jam 7 enggak diambil, kami lepasin sapinya. Jadi kitanya bingung," urainya.

Dewi Perssik memang berinisiatif memotong hewan kurbannya sendiri karena keluhan warga di dekat rumahnya. Karenanya sejak tahun lalu, ia memilih mengurus sendiri hewan kurbannya untuk dibagikan ke warga sekitar.

"Kita itukan minta di-list orang-orang. Banyak warga setempat, bahwa sembako enggak pernah nyampe, kata tetangga yang dekat. Makanya aku berinisiatif bukan hanya tahun ini, tahun kemarin ngasih sendiri," kata Dewi Perssik.

4. Berencana Lapor ke Kelurahan, Geram Hewan Kurbannya Ditolak Ketua RT


Dikatakan Dewi Perssik, bukan kali ini saja ia mengalami permasalahan dengan RT setempat. Sebelumnya ia mengaku pernah ditegur karena urusan parkir ketika banyak yang berkunjung ke rumahnya.

"Saya sudah hampir empat tahun, ya. Sebelumnya kalau urusan parkir, ada wartawan parkir di depan, kami selalu dapat teguran juga, enggak boleh parkir dan lain-lain. Sampai saya ada pengajian enggak berani," ungkapnya.

Dewi mengimbau kepada RT tersebut untuk lebih bijak dalam mengurus warga. Terutama soal hewan kurban miliknya yang justru menimbulkan polemik. Padahal, Dewi mengaku tulus ingin membagi-bagikan daging kurbannya ke warga.

"Jangan karena gara-gara deal-nya tidak sembelihkan sapi, terus kata-katanya sampai akhirnya kita disuruh bayar seratus juta. Jangan sampai ini salah paham dan jadi fitnah. Mungkin bukan pak RT-nya saja, tetapi ada beberapa warga yang ikutan emosi," kata dia.

Ada pun soal rencana mengadukan masalah ini ke kelurahan, Dewi berencana meminta keponakan untuk mengurusnya. Ia meminta untuk dimediasi guna membicarakan polemik ini secara baik-baik.

"Saya ke kelurahan kebetulan, saya ketemu kakak saya di rumah sakit Pondok Indah habis itu malam juri. Kayaknya saya suruh keponakan saya, mas Idhil untuk ngomongin masalah ini, biar dipertemukan," pungkas Dewi Perssik.

 5. Polisi Turun Tangan


Menanggapi hal ini, Kapolsek Cilandak Kompol Wahid Key mengatakan pihaknya telah turun tangan guna menggali informasi terkait dugaan penolakan hewan kurban milik Dewi Perssik tersebut.

"Belum ada belum (menghubungi DP). Kita belum sampai kesitu. Kita baru menggali informasinya aja," kata Wahid, saat dikonfirmasi, Rabu 28 Juni 2023.

Oleh sebab itu, Wahid, belum bisa menjelaskan secara detail terkait peristiwa tersebut. Karena timnya masih harus menemui sejumlah pihak guna mendapatkan kebenaran informasi tersebut.

"(Duduk perkara) Belum tau, nanti kita kalo udah dari sumbernya masing-masing kan kita baru tau. Kalo dari katanya juga kan sama aja yang di medsos dan dikomentar media sosial ya. Kita harus dari sumber yang terkait dulu langsung, biar gak simpang siur," ucap Wahid.