Skip to main content
Viral Catheez Parno Jerawatan Usai Wajah Disentuh Ananda Omesh, Benar Bisa?

Viral Catheez Parno Jerawatan Usai Wajah Disentuh Ananda Omesh, Benar Bisa?

TENGAH viral di linimasa sosial media, video yang memperlihatkan streamer gamer cantik,  Catheez yang memukul dan menarik baju Ananda Omesh. Aksi Catheez ini pun langsung menarik perhatian publik.

Dari cuplikan video yang diunggah akun Instagram bernama @mashartono___ tersebut, Catheez bereaksi demikian sebagai respon ekspresi ketidaksukaan dirinya saat tangan Ananda Omesh memegang wajahnya.
"Jangan pegang muka,” kata Catheez merespons cubitan Omesh, dikutip MNC Portal, Kamis (13/7/2023).


Menurutnya, apa yang dilakukan Omesh, bisa memicu timbulnya jerawat di wajahnya.

“Nanti jerawatan loh,” serunya.

Reaksi publik menonton video viral tersebut pun terbagi dua, ada sebagian netizen yang kesal karena menilai Catheez bertindak kurang etis. Sementara kubu lainnya sepakat dengan Catheez, menyentuh sampai mencubit wajah seseorang tanpa izin adalah bukan hal yang benar untuk dilakukan.

"Karena kita gak tahu apakah tangannya bersih atau enggak, karena muka tuh area sensitif," kata seorang netizen.

"Aku juga bakal kayak Catheez, aku bisa langsung ngomel kalau muka ditowel-towel karena bisa bikin jerawatan," sambung netizen lain.
 "Gue bukan artis juga  engga suka dipegang mukanya," imbuh salah seorang netizen.

Jika dilihat dari aspek kesehatan dan kebersihan, lantas apakah ketakutan Catheez terebut benar adanya? Jawabannya iya, sebagaimana dijelaskan Dokter Kulit, dr. Dian Pratiwi, Sp.KK, memegang kulit wajah dengan tangan memang bisa memicu hadirnya jerawat. Terlebih lagi jika tangan dalam keadaan kotor.

"Menyentuh wajah terlalu sering memungkinkan tumbuhnya jerawat dan bisa menyebabkan jerawat membandel," kata dr Dian.

Apalagi kalau di kulit wajah yang disentuh tersebut, masih ada jerawat dan jerawat tersebut-sebut kerap disentuh dipencet secara paksa. Tindakan ini bisa membuat jerawat semakin lama untuk bisa bersih dan sembuh, memicu susah hilangnya bekas jerawat di wajah hingga meningkatkan risiko hiperpigmentasi pasca inflamasi.